Pelakon Siti Khadijah Halim meminta masyarakat untuk bersikap lebih berhati-hati sebelum memberikan komentar keras terkait perdebatan seputar pembedahan plastik. Ia menegaskan bahwa situasi dan alasan setiap individu berbeda, sehingga tidak pantas mengeluarkan kecaman berlebihan.

Pernyataan itu disampaikan Siti Khadijah saat ditemui pada majlis tayangan perdana Viu Original, Cinta Dalam Sekam yang berlangsung di Odeon Kuala Lumpur pada Rabu. Selain menyoroti sikap publik, ia juga membahas bagaimana faktor kewangan dan persekitaran kadang mendorong seseorang mengubah penampilan.
Sikap terhadap perdebatan pembedahan plastik
Siti Khadijah memilih untuk tidak ikut terpancing dalam perbalahan yang kerap muncul di media sosial. Ia menekankan pentingnya menahan diri sebelum memberikan komen yang mungkin menyakiti atau menghakimi orang lain tanpa mengetahui latar belakang mereka.
“Pada saya, ini bukan tempat saya untuk bercakap sebabkan perbalahan orang lain. Siapalah saya untuk komen tapi pada saya jangan berkata lebih sebab kita pun tak tahu bila masa kita kena.” Pernyataan ini menggambarkan pandangannya agar masyarakat lebih empatik dan tidak cepat menilai keputusan orang lain terkait penampilan.
Uang dan lingkungan sebagai faktor pengubah
Dalam penjelasannya, Siti Khadijah menyebut bahawa ketersediaan dana kadang membuka peluang untuk melakukan perubahan—baik melalui rawatan kecantikan maupun prosedur yang lebih besar. Ia menilai ketika seseorang memiliki sumber kewangan yang lebih stabil, kecenderungan untuk ‘naik taraf’ penampilan bisa meningkat.
“Bila kita semakin dewasa, kita boleh berfikir tapi kadang-kadang wang pun boleh mengubah segala-galanya. Bila kita banyak duit, kita mungkin sedikit lalai dan nak naik taraf. Mungkin bila kita ada duit lebih kita pergi buat rawatan muka kemudian berubah ke arah nak buat dagu, kening atau macam-macam lagi,” ujar Siti Khadijah.
Selain faktor ekonomi, pelakon ini juga mengungkapkan pengaruh persekitaran. Tekanan sosial atau kebiasaan di sekeliling dapat mendorong seseorang mempertimbangkan perubahan pada penampilan mereka, kadang tanpa disadari.
Respon terhadap pujian dan harapan publik
Siti Khadijah yang kerap dipuji karena kecantikan semula jadinya menyampaikan rasa syukur atas pujian tersebut, namun dia berharap agar pengagum tidak menaruh harapan berlebihan yang mungkin membuat pertemuan di dunia nyata terasa canggung.
Ia menceritakan pengalamannya di platform Threads, di mana ramai kenalan mengirim tangkap layar unggahan yang memuji penampilannya. “Saya ada Threads, tapi ramai juga kenalan saya yang tangkap layar dan hantarkan kepada saya, sanggup tau. Jadi, saya rasa sangat berterima kasih kepada mereka yang memuat naik. Saya rasa terharu tapi sebenarnya saya biasa sahaja. ‘Tolong jangan ada ‘high expectation’ (jangkaan tinggi). Takut jumpa dalam kehidupan sebenarnya tiba-tiba lain,'” kata Siti Khadijah.
Projek baharu dan suasana acara
Di sela-sela acara tayangan perdana, Siti Khadijah turut mengumumkan keterlibatannya dalam drama baru berjudul Cinta Dalam Sekam. Selain dia, produksi tersebut menampilkan beberapa pelakon lain termasuk Amir Ahnaf dan Datuk Razak Ahmad.
Hadir di acara di Odeon Kuala Lumpur, Siti Khadijah tampak tenang ketika menjawab pertanyaan media dan lebih menekankan pesan untuk saling menghormati pilihan peribadi. Sikap ini sejalan dengan pesannya agar masyarakat mengurangi komentar yang berlebihan terhadap isu sensitif seperti pembedahan plastik.
Di tengah perdebatan yang semakin hangat, kata-kata Siti Khadijah mengingatkan pentingnya empati—bahwa setiap keputusan berkaitan dengan penampilan mungkin dipengaruhi oleh kondisi hidup dan pilihan pribadi, bukan semata soal popularitas atau tren.
