Mushroomstoreusa.com – Anggota Komisi VII DPR Gandung Pardiman menyatakan sport tourism dapat menjadi sumber devisa baru bagi Indonesia. Ia mendorong pengembangan penyelenggaraan event olahraga berskala internasional, yang menurutnya tidak hanya menambah jumlah pengunjung asing tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal.

Salah satu contoh yang disorot adalah Jakarta International Marathon, yang dipandang sebagai model kegiatan olahraga yang efektif memadukan kompetisi dan promosi destinasi wisata. Gandung menilai format seperti ini layak untuk direplikasi di daerah lain sebagai bagian strategi pemulihan dan penguatan ekonomi di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dukungan untuk event olahraga internasional
Gandung Pardiman menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan event olahraga bertaraf internasional. Ia melihat acara semacam Jakarta International Marathon sebagai sarana yang strategis untuk menarik peserta dan penonton dari luar negeri, sekaligus membuka peluang promosi bagi destinasi setempat. Dukungan itu muncul dari keyakinan bahwa event yang terorganisir dengan baik mampu memancing kunjungan wisatawan olahraga dan meningkatkan eksposur daerah di kancah internasional.
Dampak ekonomi dan potensi devisa
Menurut Gandung, kegiatan sport tourism terbukti efektif membawa pemasukan devisa sambil menggerakkan perekonomian daerah. Aktivitas lomba dan acara pendukungnya memicu konsumsi layanan akomodasi, restoran, transportasi, hingga usaha kecil menengah yang berada di sekitar lokasi penyelenggaraan. Di tengah kondisi perekonomian global yang tidak menentu, Gandung menilai pengembangan sport tourism merupakan alternatif yang relevan untuk menggenjot penerimaan devisa sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
Replikasi konsep di berbagai daerah
Gandung menekankan pentingnya mereplikasi konsep penyelenggaraan event olahraga yang digabungkan dengan promosi destinasi wisata di berbagai daerah. Menurutnya, sinergi penyelenggara acara, pemerintah daerah, dan pelaku pariwisata perlu ditingkatkan agar manfaat ekonomi dan promosi bisa maksimal. Ia mendorong setiap daerah untuk mempertimbangkan agenda olahraga internasional yang disesuaikan dengan potensi dan karakteristik lokal, sehingga dampak positif dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat setempat.
Langkah-langkah pendukung seperti perencanaan infrastruktur, promosi yang terarah, dan keterlibatan pelaku usaha lokal disebut sebagai aspek penting agar event dapat berjalan sukses dan memberi manfaat ekonomi berkelanjutan. Dengan pendekatan terintegrasi, Gandung optimistis sport tourism tidak hanya menjadi ajang prestise tetapi juga sumber pendapatan yang nyata bagi daerah.
Gandung Pardiman berharap implementasi konsep ini bisa didorong secara bertahap, mulai dari event yang sudah memiliki panggung nasional hingga skala internasional, sambil memastikan kesiapan daerah dalam aspek pelayanan, keamanan, dan promosi destinasi. Ia melihat peluang tersebut sebagai bagian dari strategi untuk memulihkan dan memperkuat ekonomi di masa depan.
